Admin
Jumat, 29 Desember 2017
596 Dibaca


image1

Melakukan promosi wisata di luar daerah merupakan salah satu agenda rutin Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lima Puluh Kota. Dan setiap tahunnya Kabupaten Lima Puluh Kota rutin menampilkan beragam kesenian tradisional Minangkabau di Anjungan Sumatera Barat Taman Mini Indonesia Indah. Seiring dengan kegiatan tersebut juga berlangsung kegiatan Kemilau Seni Budaya Nusantara yang berlangsung dari tanggal 23 sampai dengan 24 Desember 2017.

Pada kegiatan Kemilau Seni Budaya Nusantara, Kabupaten Lima Puluh Kota juga mewakili Sumatera Barat dengan menampilkan beragam kuliner khas Minangkabau seperti Randang, Gulai Pucuak Ubi, Goreng Baluik, Anyang, Kalio dan lainnya. Dan mereka dapat langsung menikmati nasi bungkus khas Minang dengan harga promosi tentunya, dan tentu saja semua barang dagangan dan promosi seputar kuliner tersebut habis tak bersisa. Kokoci juga turut membantu dengan menghadirkan karupuak sanjai balado, karupuak ganepo, randang talua, randang baluik, randang runtiah dan juga beragam rakik yang diproduksi di Lima Puluh Kota. Untuk seni budayanya Sanggar Tari Lindang Urek berhasil memukau seluruh hadirin dengan tari piriang pacah kaco yang menjadi andalan mereka selama ini.

Begitu juga halnya dengan kegiatan penampilan kesenian dan tradisi daerah yang dilaksanakan di Anjungan Sumatera Barat, Sanggar Tari Lindang Urek kembali mengobati kerinduan para perantau akan kampung halamannya. Tiga buah tarian tradisional yang sudah dikreasikan mampu menarik perhatian para pengunjung yang datang pada hari itu. Tidak hanya masyarakat Minang yang ada dirantau yang menikmatinya, para pengunjung yang berasal dari daerah lain pun ikut terkagum melihat keindahan dan keunikan seni dan budaya tradisional yang kita miliki. Diselang selingi dengan penampilan tari dan lagu daerah tersebut, permainan kim yang dihadirkan mampu menahan para pengunjung untuk berlama-lama berada di sana. Nyanyian kim yang penuh dengan komedi membuat mereka tertawa lepas, dan tentunya hadiah yang diimingkan mampu menimbulkan kecanduan yang luar biasa.

Acara kembali diakhiri dengan penampilan tari piriang pacah kaco, tarian ekstrim ini mampu membuat para pengunjung terpana, namun tetap diakhiri dengan tepukan dan sorakan yang meriah tanda kekaguman dan kepuasan yang mereka rasakan. Dari kegiatan kali ini dapat kita lihat betapa tanggapan masyarakat tingkat nasional sangat bagus terhadak seni dan budaya tradisional daerah kita, dalam kata lain sangat menjual tentunya. Maka dari itu marilah bersama kita tingkatkan segala macam potensi daerah yang kita miliki, kita kemas dengan profesional sehingga mampu meningkatkan sektor perekonomian masyarakat Sumatera Barat umumnya dan Lima Puluh Kota Khususnya. Selamat berkreasi!!!

 

 

Galeri Video



Agenda

Download

Polling

bagaimana mengapa ada apaa?
biasa saja
biasa

LIHAT

Statistik


Banner


Saran Masuk



Sampaikan Saran Anda